Kamis, 28 Maret 2013

Tips Cara Aman Mendongkrak Kendaraan


Dongkrak merupakan salah satu alat yang wajib ada dalam perkakas kendaraan mobil anda, kadang dongkrak menjadi hal yang sepele namun suatu saat dongkrak menjadi perkakas yang sangat penting. Fikirkan manfaatnya saat terjadi kempes ban pada mobil anda dan jauh dari bengkel. dengan ban serep dan perkakas lainya tentu tidak akan menyelesaikan masalah tersebut tanpa dilengkapi dongkrak.
Dongkrak Gunting
Gambar 1
Mari bersama Kenali Jenis dan Cara Penggunaan Dongkrak sebagai fungsi perkakas yang sangat penting pada kendaraan anda. Pada mobil sedan,dongkrak biasanya tersimpan di bagasi belakang, sedangkan untuk kendaraan jenis jeep dan minibus biasanya disimpan dalam ruang mesin kendaraan. Untuk kendaraan ringan seperti sedan, umumnya digunakan dongkrak jenis standar yang biasa dikenal dengan sebutan  “dongkrak gunting, atau jembatan” (perhatikan pada Gambar 1).
Kekuatan dongkrak gunting, atau jembatan ini memiliki daya angkat berkisar 1,5 – 2 ton. Mekanisme kerja dari dongkrak ini, akan mengangkat kendaraan ketika batang sekrupnya diputar. secara bertahap bagian dari sisi dongkrak akan meninggi karena ditarik oleh ulir. Untuk memutar sekrup, biasanya menggunakan tongkat panjang berupa engkol ataupun dapat menggunakan kunci pembuka mur roda kendaraan.
Dongkrak Hidrolik
Gambar 2
Jenis lain dari dongkrak gunting ada juga yang menggunakan hidrolik berbentuk tabung, mekanisme kerja dari dongkrak jenis ini mengangkat kendaraan melalui besi batang berulir yang muncul dari tengah-tengah tabung. Dongkrak ini dilengkapi dengan tongkat pengungkit yang berfungsi sebagai pompa (perhatikan pada gambar 2). Sebelum dongkrak digunakan, anda harus mengencangkan sekrup terlebih dahulu. Fungsi dari mengencangkan sekrup ini agar  oli bisa dipompa dengan menggerakan batang pengangkat tadi.
Dongkrak Buaya
Gambar 3
Dongkrak buaya, dongkrak jenis ini dilengkapi dengan 4 buah roda kecil guna memudahkan penggunaannya ketika anda ingin mendorong ataupun memindahkannya. Dongkrak ini jenis ini cukup berat diakrenakan ukurannya yang besar, umumnya dongkrak jenis ini digunakan di bengkel-bengkel dan dirumha dengan daya angkat berkisar 5 ton lebih (perhatikan pada gambar 3).
Keunggulan dongkrak buaya ini memiliki dimensi panjang dan lebar yang dapat memudahkan pengguna pada saat menempatkan posisi dongkrak pada kendaraan, disamping itu dongkrak jenis ini sangat membantu meninggikan kendaraan ketika berada diatas permukaan tanah.
Berikut Tips Cara Aman Mendongkrak Kendaraan dari saya, sebagai berikut;
  1. Ketahui lebih dulu kemampuan angkat dan menanhan beban dongkrak, gunakan kekuatan dongkrak yang lebih besar dari berat kenadaraan.
  2. Sewaktu mengangkat kendaraan, pastikan kondisi dongkrak dalam keadaan baik dan bisa bekerja dengan sempurna.
  3. Semua penumpang wajib turun dari kendaraan, agar proses mengganti ban/mendongkrak bisa cepat selesai.
  4. Pasang rem tangan, anda dapat memasukan gigi perseneling dan mengganjal bagian depan dan belakang roda kendaraan, pada posisi berlawanan atau paling jauh dari roda yang akan didongkrak.
  5. Apabila anda berencana kendaraan didongkrak dalam waktu yang lama, saran saya anda menggunakan  “Jack Standing”mobil (lihat pada Gambar 1), atau anda dapat menggunakan ban cadangan untuk menopang kendaraan yang diletakan di bawah kendaraan.
    Jack Standing
    Gambar 4
  6. Tempatkan dongkrak pada bagian yang kuat, misalnya di chasis atau dudukan per, anda pun dapat mengikuti anjuran yang ada pada buku panduan kendaraan anda.
  7. Carilah tempat yang rata untuk mendongrak kendaraan, perhatikan posisi dongkrak harus benar-benar tegak lurus, dan usahakan untuk mendongkrak dengan posisi tegak.
  8. Jika anda terpaksa mendongkrak di permukaan tanah yang labil, tempatkan dongkrak diatas benda yang keras (papan, batu) yang disusun sedemikian rupa agar posisi dongkrak tegak dan pastikan jangan sampai amblas dikarenakan permukaan tanah yang labil.
  9. Jangan lupa untuk memasang segitiga pengaman, kurang lebih 10-20 meter dari jarak kendaraan anda berhenti.


source 1 and 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar